Dear saudarikuh (iya kamu yang suka nulis nama profil cuman titik doang..ga seru - pake banget)
Doa itu energi. Marah itu energi, Ucapan itu energi, bahkan Sedih itupun energi.
Bukan aku tidak paham, maaf mungkin aku adalah manusia tidak peka se tata-surya.
Bukan tidak peduli, maaf mungkin aku adalah manusia yang OVT se galaxy-bima sakti
Tapi, itu bukan akhir lo. se galaxy bima sakti pun, se tata surya pun. Energi has no limit ya my dear • ᴖ •. tidak bisa terbaca namun bisa dirasa. getaran itu bukanlah fake. dan tidak ada satupun yang acak.
saya sepaham dengan Einstein bahwa yang acak sekalipun sebeneranya adalah sudah diatur. apalagi yang teratur...ampun dah...(itu aja yag paham , rumusnya kagak)
siapapun yang mendoakan kebaikan itu juga kembali ke kamu ya . dan maafkan keangkuhan saya...saya hanya manusia biasa yang (persis di baris ke 3 & 4 kalimat pembuka diatas).
kita semua adalah pemilik dari Satu yang sama.
sehat selalu disana, sukses selalu disana, tidak ada kebahagiaan yang abadi, begitu juga kesedihan.
tidak ada yang abadi,semua akan kembali.
maafkan keterbatasan saya.
sungkeem,
Wong Tulus 404
draft ditulis di jam 03.00 dini hari waktu KuTim., saya terbangun oleh rasa atau kesedak mimpi mungkin doa dari seseorang (saya tidak tahu) karena doa hanya energi dan saya tidak akan menebak nebak. meskipun saya tidak tahu tapi saya mempunyai rasa. Astaghfirllah, Tuhan lindungi semua orang yang menyayangi saya dan seseorang yang pernah saya sakiti.

